"Ngaji bareng kitab kuning ini bukan hanya untuk kader GP Ansor, namun juga dipersilakan bagi masyarakat umum yang ingin mengikuti Ngaji bareng," ujarnya.
Sementara kyiai muda yang didaulat sebagai nara saji dalam ngaji bareng kitab kuning, Muhammad Irfan, S.HI menuturkan bahwa kitab Taklimul Mutaalim karya Syekh Az-Zarnuji ini prinsipnya adalah bagaimana etika sebagai seorang pembelajar.
Kebanyakan para pelajar meskipun mereka bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu dari hasil pengalaman langsung maupun berdialektika dalam kehidupan, namun beberapa diantaranya salah dalam menuntut ilmu karena syarat-syaratnya mereka tinggalkan, lanjut Muhammad Irfan.
"Untuk itu, pada pengajian nanti ingin saya jelaskan kepada hadirin bagaimana cara mencari ilmu, sehingga pelajar mendapatkan keuntungan dan keselamatan di dunia dan di akherat," tegas kyai muda M. Irfan.
Sementara kajian kitab bidayatul hidayah menurutnya, Kitab “Bidayatul Hidayah” merupakan karya ulama besar Abu Hamid Muhammad al-Ghazali ini karena banyak disebut-sebut sebagai Mukadimah Ihya Ulumuddin.
Ia menjelaskan bahwa kitab bidayatul hidayah ini mengupas bagaimana proses awal seorang hamba yang ingin mendapatkan hidayah Allah SWT, di samping itu juga kitab ini juga menjelaskan seputar halangan dan rintangan ketika seorang hamba ingin bertaqarub mendekatkan xiri kepada Allah dengan tatacara dan adab yang benar.
"Karena, seorang hamba akan membutuhkan pertolongan dan bimbingan Allah dalam mendekatkan diri kepada Allah," tutupnya. (Sismanto/Nala)
0 comments